Jppos.id.com. Sabtu 3 Januari 2925. Mamasa – Pergantian kepemimpinan di tubuh Kepolisian Resor (Polres) Mamasa tidak semata dimaknai sebagai rutinitas administrasi kelembagaan, melainkan menjadi bagian penting dari rekonstruksi tata kelola keamanan daerah yang adaptif terhadap dinamika sosial, politik, dan geografis wilayah.
AKBP Ariantony Utama Bangalino resmi dilantik sebagai Kapolres Mamasa menggantikan AKBP Muchlis Nadjar, melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Aula Marannu Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Barat, Jumat (2 Januari 2026).
Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Kapolda Sulbar) Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, sebagai bagian dari rotasi dan mutasi 11 pejabat utama di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Sulbar.
Pergantian jabatan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor Kep/1923 B,C/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025, yang menegaskan prinsip regenerasi kepemimpinan, meritokrasi, dan akuntabilitas institusional dalam tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Dalam sambutannya, Kapolda Sulbar menekankan bahwa rotasi jabatan merupakan instrumen strategis organisasi untuk menjaga kesinambungan kinerja sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan publik di bidang keamanan.
“Pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan regenerasi kepemimpinan. Amanah ini harus dimaknai sebagai tanggung jawab konstitusional untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kapolda.
AKBP Muchlis Nadjar selanjutnya ditugaskan sebagai perwira menengah pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, yang menunjukkan pola penugasan berbasis penguatan sumber daya manusia dan transfer pengalaman kelembagaan. Sementara itu, AKBP Ariantony dihadapkan pada tantangan strategis Mamasa sebagai daerah dengan karakteristik geografis pegunungan, heterogenitas sosial, serta kebutuhan penguatan sinergi keamanan berbasis kearifan lokal.
Dalam konteks tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa akan menggelar agenda Pisah Sambut Kapolres Mamasa pada Senin, 5 Januari 2026, pukul 16.00 WITA, bertempat di Rumah Jabatan Bupati Mamasa. Agenda ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga merefleksikan relasi institusional antara pemerintah daerah dan Polri dalam kerangka Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Undangan resmi kegiatan ini ditandatangani langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, S.E., M.M., tertanggal 2 Januari 2026, dengan Nomor 005/07/SET/I/2026, dan akan melibatkan unsur pemerintahan daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pemangku kepentingan strategis lainnya.
Secara politis dan kelembagaan, pergantian Kapolres Mamasa ini menjadi momentum konsolidasi stabilitas keamanan daerah sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan yang demokratis.
Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil dipandang sebagai prasyarat utama dalam menciptakan keamanan berkelanjutan (sustainable security) yang sejalan dengan agenda pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Mamasa. (Herman Welly)







