Penyalahgunaan BBM Subsidi ini Bebas Beroperasi, Pemiliknya Warga Tiongkok Merasa Kebal Hukum, APARAT Terkesan Tutup Mata

MEDAN – JURNAL POLISI Pos. Sebuah gudang BBM Subsidi Jenis bio solar bebas beroperasi, di Jalan Jati Rejo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Aparat Penegak Hukum dalam hal ini pihak kepolisian terkesan tutup mata.

Pasalnya, Gudang ini beberapa tahun sudah beroperasi, dan juga sudah viral, namun pihak kepolisian tidak menyentuhnya.

Diduga kuat pihak kepolisian terima UPETI dari mafia BBM Subsidi tersebut, sehingga terkesan tutup mata dan tidak mau menindak.

Aparat penegak hukum wajar dicurigai akan keberpihakan kepada warga Tiongkok itu karena beberapa kali menggrebek gudang penimbunan BBM SUBSIDI tersebut pemilik dan donatornya tidak diproses secara hukum.

Bagaimana tidak, gudang penimbunan BBM SUBSIDI dijalan Serba guna, Lingkungan IV, Desa Helvetia dan Kec. Labuhan Deli, Kab. Deliserdang itu digrebek 2 tahun lalu, pemilik dan donatornya masih berkeliaran dan menghirup udara segar.

Dalam penggrebekan itu, diamankan sejumlah karyawan dan sejumlah barang bukti.

Dan Sejauh Ini, Pemilik gudang serta Donatornya, A dan Willi tidak dilakukan penyelidikan atau tidak diproses secara hukum.

Diduga Aparat Atau Polisi terima sejumlah uang, sehingga pemilik atau rekanan lainnya tidak diproses secara hukum.

Sehingga Mafia BBM tersebut, merasa kebal hukum.

Keberadaan Gudang BBM yang diduga ilegal itupun bukan main main, langsung dijaga atau di awasi dan atau di back up oleh oknum TNI diduga dari satuan Denpom Medan.

Informasi dihimpun kru Jurnal Polisi, bahwa oknum TNI dari yang diduga dari Denpom Medan dan terduga sebagai pengawas di gudang BBM jenis bio solar dan pertalite bersubsidi tersebut seorang perwira berpangkat Letda dan bermarga Tobing.

A dan Willi Mafia BBM Subsidi itu, sudah tak ada lagi takutnya dengan usaha ilegalnya tersebut.

Terkait keberadaan Gudang tersebut, warga pun angkat bicara.

“setahu kami dan juga kata kata orang-orang disini bang, kalau Pemilik gudang itu inisial A dan Willi.

Namun, tak pernah tersentuh hukum. kami duga kuat mungkin Karna ada oknum TNI yang mengawasi dan pasang badan jika ada penindakan,” kata warga yang identitasnya minta, Jumat (26/12/2025) sore.

Menganai keterlibatan oknum TNI tersebut, Kru media masih mencoba koordinasi kepada Komandan Detasemen Polisi Militer I/5 Medan, dan sekaligus mengkonfirmasi, juga belum berhasil hingga berita ini terbit di Jurnal Polisi Pos (Jppos.id) masih berupaya konfirmasi.

Selanjutnya, Sedangkan pemilik gudang berinisial A dan Willi ketika juga masih mencoba dikonfirmasi, dilokasi, namun belum berhasil.

Amatan wartawan Jurnal Polisi dilokasi, gudang yang cukup besar ini dan berpagar tembok tinggi itu, terlihat tangki biru putih dan tangki merah putih di dalamnya.

Bahkan mobil pick up box warna hitam juga berada di dalam gudang tersebut.

Bersambung….

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *