Warga Gorontalo Mengaku Korban Dugaan Penipuan oleh Penyanyi Berinisial ZA

Gambar Ilustrasi

Gorontalo — Seorang warga Gorontalo mengaku menjadi korban dugaan penipuan yang diduga melibatkan penyanyi lokal berinisial ZA, yang baru-baru ini naik daun di dunia maya berkat bakatnya di industri musik daerah.

Pengakuan tersebut disampaikan oleh narasumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan kepada awak media. Ia mengungkapkan bahwa dugaan penipuan bermula dari komunikasi wajar antara penggemar dan figur publik.

“Awalnya hanya sebatas komunikasi biasa, sebagai penggemar yang mengapresiasi karya. Namun kemudian berkembang menjadi percakapan yang lebih personal,” ungkap narasumber.

Dalam percakapan itu, narasumber menyatakan terdapat pendekatan emosional yang menimbulkan rasa empati. Ia mengaku terdorong membantu setelah mendengar cerita-cerita pribadi yang intens dari pihak ZA.

“Cerita-cerita itu membuat saya iba, sehingga saya mau membantu,” katanya.

Tidak lama kemudian, muncul pihak lain yang diduga bagian dari lingkaran ZA, termasuk suaminya. Narasumber mengaku menerima pesan dengan nada mengancam yang membuatnya tertekan secara psikologis.

“Ada yang mengirim bukti percakapan kepada suaminya, lalu saya dihubungi dengan nada yang cukup menekan,” ujarnya.

Akibat peristiwa itu, narasumber mengalami kerugian materi dan gangguan mental. Ia berharap pengalamannya menjadi pembelajaran agar masyarakat lebih waspada dalam berinteraksi di media sosial.

“Saya berharap tidak ada korban lain. Cukup saya yang mengalami. Masyarakat, khususnya kaum laki-laki, harus lebih berhati-hati,” pungkasnya.

Sebaliknya, suami ZA yang dihubungi oleh redaksi menyatakan bahwa peristiwa tersebut disebabkan miskomunikasi. Ia juga mengakui telah meminta maaf kepada pihak yang dirugikan dan menyatakan persoalan itu telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berusaha menghubungi pihak-pihak terkait, termasuk ZA, untuk memperoleh klarifikasi lanjutan dan memastikan keakuratan penyelesaian persoalan.

Pewarta : R Dalangko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *