Razia Kos-kosan di Binjai Timur, 20 Penghuni Positif Narkoba: Warga Resah, Pemko dan BNN Bertindak

Binjai – Suasana tenang di kawasan Jalan Danau Poso, Lingkungan VI, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur mendadak geger pada Kamis pagi (25/9/2025). Puluhan petugas gabungan dari Pemko Binjai, BNN Kota Binjai, Satpol PP, TNI, dan Polri melakukan razia mendadak di sebuah kompleks kos-kosan yang selama ini meresahkan warga sekitar.

Hasil Mengejutkan: 20 Positif Narkoba

Dalam operasi yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut, petugas memeriksa kamar demi kamar. Dari hasil razia, sebanyak 24 penghuni kos berhasil diamankan. Setelah dilakukan tes urine, 20 orang dinyatakan positif narkoba. Rinciannya, 14 perempuan dan 6 laki-laki.

Kepala BNN Kota Binjai, Ucok Ferry, menegaskan bahwa langkah rehabilitasi segera ditempuh. “Sebanyak 14 perempuan dibawa ke fasilitas rehabilitasi di Medan, sementara 6 laki-laki akan menjalani rehabilitasi di Binjai. Bagi mereka yang masih di bawah umur, kami panggil pihak keluarga untuk asesmen terlebih dahulu,” jelasnya.

Warga Lama Resah dengan Aktivitas Kos

Razia ini bukan tanpa sebab. Warga sekitar mengaku sudah lama resah dengan aktivitas mencurigakan di kos-kosan tersebut. Mulai dari musik keras di malam hari, keluar-masuknya orang asing yang tak dikenal, hingga gelagat mencurigakan penghuni kos.

“Sudah sering kami laporkan. Untungnya kali ini ditindaklanjuti,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Pemilik Kos Diminta Perketat Pengawasan

Camat Binjai Timur menegaskan bahwa operasi ini adalah langkah tegas pemerintah bersama aparat untuk menjaga ketertiban. Ia meminta pemilik kos mendata ulang seluruh penghuni dan memperketat pengawasan.

“Jangan sampai kos-kosan dijadikan tempat transaksi maupun penyalahgunaan narkoba. Pemilik harus ikut bertanggung jawab,” tegasnya.

Komitmen Pemerintah Lawan Narkoba

Razia ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemko Binjai dan BNN dalam memberantas narkoba. Selain sebagai langkah penegakan hukum, operasi ini juga diharapkan menjadi peringatan bagi seluruh pemilik usaha kos-kosan agar lebih selektif menerima penyewa.

Dengan semakin meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba di daerah, aparat berjanji akan terus melakukan razia rutin di tempat-tempat rawan. “Ini bukan yang terakhir. Kami akan terus bergerak,” tutup Ucok Ferry. ( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *