JPPOS. ID || BENGKULU SELUMA – Akhirnya masyarakat desa Talang Rami bisa menikmati jalan Telpot penghubung dusun satu dengan dusun tiga, jalan yang selama ini diharapkan masyarakat guna memperlancar warga dusun satu ke dusun tiga desa Talang Rami.
Setelah sempat tertunda atau molor dari perencanaan yang seharusnya selesai akhir tahun 2025 kini masyarakat sangat berterima kasih kepada perangkat desa, yang mana mengabulkan untuk perbaikan jalan penghubung dusun satu ke dusun tiga.
“Atas perhatian perangkat desa terutama kepala dusun kami, kami sangat berterima kasih atas terealisasi nya jalan ini, sebab dengan dibangunnya jalan ini sudah tentu mempermudah kami untuk bersilaturahmi dan sudah pasti terdampak pada nilai ekonomis nantinya”, ucap salah satu warga.
Salah satu pekerja pecah batu juga sempat mengeluhkan atas keterlambatan pembangunan jalan usaha tani ini.
“,kalau masalah keterlambatan atau molornya pekerjaan ini kami sangat memaklumi, sebab keterlambatan nya disebabkan cuaca extrim pada akhir tahun tempo hari yang sempat membuat kegiatan kami sempat terhenti, terutama dibulan Oktober sampai Desember 2025,” ucap Amir salah satu pekerja pecah batu.
Pekerja susun batu pecah juga mengeluhkan hal yang sama terkait keterlambatan proyek jalan desa ini.
” , Kalau untuk kami penyusunan batu ini, kami juga mengalami hal yang sama, yakni cuaca yang begitu ekstrim, hujan yang berkepanjangan sehingga kami sendiri sangat sulit untuk melakukan aktivitas “, ucap pakde salah satu pekerja penyusunan batu.
Sriani kepala dalam penjelasannya juga menjelaskan kalau keterlambatan ini bukan dari unsur kesengajaan dan ini murni terkendala cuaca yang terjadi beberapa bulan ini.
“, Dengan molornya pekerjaan ini sedikitpun gak ada dari kesengajaan, tapi murni seperti yang kita liat, dengan adanya iklim dimusim penghujan sering terhambatnya pekerjaan, mengingat desa kita ini juga termasuk desa yang agak kedalam dengan geografi perbukitan, sehingga menghambat proses sampai nya material kelokasi, apalagi beberapa waktu lalu juga sempat memutuskan jalan akses menuju desa, namun alhamdulilah walau perlahan kini hampir selesai mungkin untuk pemecah dan yang menyusun batu sehari dua ini sudah selesai, tinggal lagi kemungkinan hari kamis kita akan finishing dengan Wales untuk proses pemadatannya “, Ungkap sriani.
Heno.







