JPPOS.ID – TAPANULI UTARA – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui keberlanjutan program unggulan SAITAPAIAS dan TAPAMAJUMA pada tahun 2026.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pendidikan yang dipimpin Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan ini diikuti Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dra. Betty Saurmaida Sitorus, M.AP., jajaran dinas, serta seluruh kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Tapanuli Utara yang mengikuti secara daring.
Dalam arahannya, Bupati Tapanuli Utara melalui Wakil Bupati menegaskan bahwa program SAITAPAIAS (Siswa dan Siswi Kabupaten Tapanuli Utara Peduli Kebersihan Lingkungan dan Sekolah) dan TAPAMAJUMA (Tapanuli Utara Maretong, Manjaha, Martorsa) merupakan program strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, moral, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Program ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan investasi jangka panjang untuk membentuk siswa yang berkarakter, peduli lingkungan, dan siap bersaing,” ujar Wakil Bupati.
Rapat koordinasi tersebut diikuti lebih dari 5.000 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, koordinator wilayah, dan pengawas sekolah dari 465 satuan pendidikan SD dan SMP.
Sejalan dengan penguatan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara pada tahun 2026 juga mengusung branding daerah TABIR (Tapanuli Utara Bersih, Indah, dan Rapi) sebagai upaya mendorong kesadaran kolektif terhadap pentingnya kebersihan lingkungan.
Para kepala sekolah menyambut baik keberlanjutan program tersebut dan menyatakan komitmen untuk mengimplementasikannya secara optimal di satuan pendidikan masing-masing.
Ke depan, rapat koordinasi serupa akan terus dilaksanakan secara berkala melalui daring sebagai bagian dari upaya efisiensi waktu dan anggaran, sekaligus menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Tapanuli Utara. (JPP/RT)







