Warga Messawa Geger, Jasad Diduga Korban Hanyut di Salubue Ditemukan di Belakang Masjid

jppos.id.sulbar. Mamasa — Warga Kelurahan Messawa, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, digemparkan dengan penemuan sesosok jasad yang terbawa arus sungai di belakang Masjid Nur Al-Taqwa, Jumat (31/10/2025).

Peristiwa ini pertama kali diketahui publik melalui sejumlah akun media sosial yang menyiarkan secara langsung proses evakuasi warga di lokasi kejadian.

Hingga berita ini dinaikkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang apakah jasad tersebut berkaitan dengan laporan orang hilang di Desa Salubue beberapa hari sebelumnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga bernama Nompo (18) dilaporkan hilang sejak Sabtu (25/10/2025) petang. Ia terakhir terlihat di sekitar aliran Sungai Salubue, tidak jauh dari pondok kebunnya. Sejak itu, tim SAR gabungan dari BPBD Mamasa, TNI, Polri, dan masyarakat setempat terus melakukan penyisiran, namun hingga hari ketiga belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Memasuki hari ketiga pencarian, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, turun langsung ke lokasi titik terakhir korban terlihat pada Selasa (28/10/2025). Ia didampingi Dandim 1820/Mamasa Letkol Arh Edwin Hermawan, Ketua TP PKK Ny. Adel Welem Sambolangi, serta anggota DPRD Mamasa Yehezkier.

> “Pencarian ini adalah prioritas. Kami ingin memastikan semua upaya maksimal telah dilakukan,” ujar Bupati Welem Sambolangi saat meninjau lokasi pencarian di Salubue.

Dalam operasi tersebut, Bupati membagi tim menjadi dua kelompok besar: satu menyusuri jalur sungai dan satu lagi melalui jalur darat untuk memperluas jangkauan pencarian. Dari pantauan lapangan, Bupati bersama Dandim dan jajaran tampak berjalan kaki sejauh satu kilometer menuju kebun milik korban. Sementara itu, Ketua TP PKK memberikan dukungan moril kepada keluarga korban yang masih menunggu dengan harap cemas.

> “Kita doakan bersama, semoga korban segera ditemukan dalam kondisi selamat,” tutur Bupati.

Anggota DPRD Mamasa, Yehezkier, yang turut hadir di lokasi pencarian, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah cepat pemerintah daerah dan aparat gabungan. Ia menilai kerja sama lintas sektor ini menjadi bentuk nyata solidaritas kemanusiaan masyarakat Mamasa.

Hingga berita ini diturunkan, proses identifikasi terhadap jasad yang ditemukan di Messawa masih berlangsung. Bupati Welem Sambolangi memastikan dirinya akan terus memantau kerja tim di lapangan hingga ada perkembangan signifikan.(H.Pawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *