Kunjungan GENTING (OTA) Zona Satu di Desa Taupe, Fokus pada Anak Berisiko Stunting

jppos.id Kamis 17 Oktober 2025 – Mamasa, Sulawesi Barat — Kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Anak Berisiko Stunting (GENTING) Zona Satu melaksanakan kunjungan sasaran di Desa Taupe, Kecamatan Mamasa, di bawah pimpinan Koordinator Kecamatan Mamasa, Yulierawati, S.I.Kom, yang juga menjabat sebagai Ketua GENTING Zona Satu Kecamatan Mamasa.

Gerakan ini merupakan program kolaboratif antara penyuluh KB, anggota DPRD, serta Kepala Dinas PP dan KB Kabupaten Mamasa, yang berperan sebagai orang tua asuh (OTA) bagi anak-anak berisiko stunting.

Program GENTING dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah stunting yang berdampak serius pada pertumbuhan, kecerdasan, produktivitas masa depan, serta kualitas sumber daya manusia bangsa.

Sasaran kegiatan adalah anak usia di bawah dua tahun (baduta) yang berisiko stunting. Di Desa Taupe, program ini telah berjalan selama delapan bulan dengan lima anak baduta sebagai penerima manfaat.

Kegiatan dimulai dengan pendataan anak berisiko stunting oleh kader dan petugas gizi desa. Para orang tua asuh kemudian memberikan makanan bergizi, pemantauan kesehatan, edukasi gizi, serta perhatian langsung kepada anak-anak setiap hari.

Dalam kunjungan tersebut, orang tua baduta penerima manfaat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para orang tua asuh (OTA) dan kader Tim pendamping Keluarga (TPK) Desa Taupe Kecamatan Mamasa. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini dan berharap agar kegiatan GENTING dapat terus berkesinambungan untuk membantu anak-anak lainnya di wilayah Mamasa.

Melalui GENTING, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait dalam upaya mewujudkan generasi Mamasa yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (Herman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *