Kepala Desa Karang Tinggi Klarifikasi Isu Proyek Kambing.

JPPOS.ID || BENGKULU BENTENG — Kepala Desa Karang Tinggi, Zaipul Aripin, membantah tuduhan bahwa program pengadaan kambing tahun 2024 di desanya mengalami kegagalan atau praktik mark-up harga.

 

Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan pengadaan 30 ekor kambing untuk program Ketahanan Pangan telah dilaksanakan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

 

Menurut Zaipul, anggaran sebesar Rp2 juta per ekor merupakan harga setelah ditambah pajak. Kambing yang diserahkan adalah jenis Etawa atau Jawa Randu, bukan kambing kacang, dan dalam kondisi sehat saat penyerahan.

 

“Anggaran dua juta per ekor itu sudah termasuk pajak, dan jenis kambing yang kami serahkan bukan kambing kacang, melainkan Etawa dan Jawa Randu. Semua dalam kondisi sehat saat diserahkan,” ujar Zaipul.

 

Zaipul menyatakan bahwa laporan mengenai kambing yang sakit atau mati baru muncul dua bulan setelah penyerahan. Ia juga membantah bahwa kambing mati dalam waktu singkat setelah diserahkan.

 

Terkait penjualan kambing oleh kelompok penerima, Zaipul menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil atas permintaan kelompok yang merasa tidak sanggup lagi merawat kambing.

 

“Penjualan dilakukan pada bulan Ramadan saat pasar kambing sedang lesu, dan beberapa kambing dalam kondisi sakit, sehingga harga jual lebih rendah dari harga beli,” jelasnya.

 

Hasil penjualan kambing dibagi dua: separuh untuk masyarakat dan separuh lagi untuk desa, yang kemudian ditransfer ke rekening Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk pengelolaan lanjutan di tahun 2025.

 

Zaipul menambahkan bahwa program tersebut telah melalui pemeriksaan oleh berbagai instansi, termasuk BPKP Provinsi dan Inspektorat, dan tidak ditemukan pelanggaran terhadap aturan yang berlaku.

 

Ia menyayangkan bahwa program yang sejatinya berkelanjutan tersebut tidak bisa dilanjutkan karena polemik yang terjadi. Zaipul berharap tidak ada lagi spekulasi liar yang menyesatkan publik terkait pelaksanaan program ini. (Heno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *