Sigi Siaga Satu, Kapolres Pimpin Pasukan Amankan Nataru dan Tantang Cuaca Ekstrem

JURNALPOLISIPOS.id SIGI – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kepolisian Resor Sigi memastikan wilayahnya dalam kondisi siaga penuh. Kapolres Sigi, AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., secara resmi memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Tinombala 2025 di Lapangan Mapolres Sigi, Jumat (19/12-2025).

​Operasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata kesiapan “keroyokan” lintas sektoral. Selain mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), fokus utama tahun ini adalah kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang mengintai wilayah Sigi dan sekitarnya.

​Sebagai gong dimulainya operasi, AKBP Kari Amsah menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan personel dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Penyematan ini menegaskan bahwa selama 14 hari ke depan—mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026—seluruh personel akan berada di garis depan pelayanan masyarakat.

​”Kami telah menyiapkan personel gabungan untuk memastikan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru berjalan optimal. Penempatan dilakukan berdasarkan analisis kerawanan yang ketat,” tegas Kapolres Sigi.

​Menghadapi arus mudik yang diprediksi memuncak pada 21–28 Desember, Polres Sigi telah memetakan titik-titik krusial. Sebanyak 98 personel inti Polres Sigi akan diperkuat oleh pasukan gabungan dari TNI, Satpol PP, Damkar, tenaga kesehatan, hingga Senkom.

​Berikut adalah infrastruktur pengamanan yang dikerahkan:

​1 Pos Pelayanan (Posyan) untuk membantu mobilitas warga.

​6 Pos Pengamanan (Pospam) di titik-titik strategis.

​Pengamanan Ketat Gereja yang disesuaikan dengan tingkat kerawanan masing-masing lokasi.

​Kapolres Sigi menekankan bahwa keberhasilan operasi ini bergantung pada sinergi. Sebelumnya, langkah preventif telah dilakukan melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

​Di akhir arahannya, AKBP Kari Amsah mengajak seluruh warga Kabupaten Sigi untuk menjadi “polisi bagi diri sendiri” dengan turut menjaga kondusivitas lingkungan.

​”Kami siap memberikan pengamanan maksimal, namun kami juga menghimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan agar Sigi tetap aman, damai, dan kondusif selama momen Nataru ini,” pungkasnya.

(FL)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *