Pemkab Taput Gelar Syukuran Tahun Baru, Tekankan Pelayanan Publik

JPPOS.ID – TAPANULI UTARA – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Syukuran Tahun Baru 2026 bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ASN dan Non ASN, DPRD, lurah, instansi vertikal, serta BUMN/BUMD di Rumah Dinas Bupati Tapanuli Utara, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Siap Melayani Masyarakat Menuju Taput Maju dan Sejahtera” dan diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin Pdt. Toho Sinaga, S.Th., M.I.Kom., dengan renungan dari Yeremia 29:11.

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST., M.Eng., Wakil Ketua DPRD Reguel Simanjuntak, Dandim 0210/TU Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han., pimpinan instansi vertikal, pimpinan perangkat daerah, serta perwakilan ASN dan Non ASN.

Dalam arahannya, Bupati mengajak seluruh jajaran pemerintah menjadikan awal tahun sebagai momentum refleksi dan penyusunan resolusi kerja. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terbangun antara pemerintah daerah, TNI, Polri, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk penanggulangan bencana pada tahun sebelumnya.

Bupati juga menekankan pentingnya adaptasi, inovasi, serta kerja yang tulus dan terbuka terhadap kritik sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja pemerintahan. Ia menyatakan optimisme bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun yang lebih baik bagi Kabupaten Tapanuli Utara, dengan pelayanan publik yang semakin meningkat dan pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Utara menekankan bahwa keberhasilan pemerintah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bahal Simanjuntak, menyampaikan bahwa rangkaian syukuran Tahun Baru 2026 dilaksanakan selama dua hari. Pada hari pertama diikuti jajaran pemerintah daerah, sementara pada Sabtu (10/1/2026) kegiatan akan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, kepala desa, serta elemen masyarakat lainnya. (JPP/RT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *