JPPOS.ID – JAKARTA – Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, melaksanakan kegiatan ekspose pembangunan dan penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, di antaranya Plt. Kepala BKPSDM Jenri Suryandi Simanjuntak, Kabid Mutasi Sanny Ellita Situmorang, beserta tim. Ekspose turut dihadiri pimpinan BKN, termasuk Wakil Kepala BKN Suharmen serta para deputi dan pejabat terkait lainnya.
Ekspose ini merupakan bagian dari upaya penguatan sistem merit dan peningkatan kualitas pengelolaan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Dalam forum tersebut, Pemkab memaparkan perkembangan pembangunan sistem manajemen talenta ASN serta implementasinya dalam mendukung perencanaan kebutuhan pegawai, pengembangan karier, pengisian jabatan, hingga suksesi kepemimpinan secara terstruktur dan berkelanjutan.
Dalam paparan, disampaikan pula hasil pemetaan talenta ASN berdasarkan kinerja, potensi, dan kompetensi. Data tersebut menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengembangan sumber daya manusia aparatur yang lebih terarah dan berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi.
Pihak BKN memberikan sejumlah masukan dan arahan guna memastikan penerapan manajemen talenta di Kabupaten Tapanuli Utara selaras dengan kebijakan nasional dan prinsip sistem merit. Selain itu, BKN menekankan pentingnya pemutakhiran data ASN melalui platform ASN Digital sebagai bagian dari penguatan sistem informasi kepegawaian.
Wakil Bupati Tapanuli Utara menyampaikan bahwa kegiatan ekspose ini menjadi momentum strategis dalam memastikan implementasi manajemen talenta berjalan optimal.
“Ekspose ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memastikan bahwa implementasi manajemen talenta di daerah berjalan dengan baik, objektif, dan mampu melahirkan ASN yang profesional, berintegritas, serta berdaya saing,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap, melalui kegiatan ini, pembangunan dan penerapan manajemen talenta dapat terus ditingkatkan guna menciptakan ASN yang profesional, unggul, serta mampu mendukung pencapaian visi pembangunan daerah. (JPP/RT)







