Parah…. Baru Hitungan Bulan, Pabrik PT Olein Sawit Lestari Menyebabkan Aroma Tidak Sedap

JPPOS.ID || BENGKULU SELUMA – Diduga dalam pembangunan pabrik PT Olein Sawit Lestari (OSL) yang berada di desa Kayu Arang kecamatan Sukaraja kabupaten Seluma provinsi Bengkulu diduga melanggar peraturan Mentri Perindustrian No 35 tahun 2010 tentang pembangun tenis kawasan industri pabrik jarak dengan pemukiman.

Berdasarkan keluhan dan hasil investigasi tim awak media Jurnal Polisi Pos wawancara pada warga desa Sari Mulyo yang tidak tahan aroma yang kurang sedap dan sangat mengganggu pernapasan di jam jam tertentu 31 Maret 2026.

“, Mohon solusi bau busuk pabrik di pemukiman desa Kayu Arang dan Sarimulyo yang sudah meresahkan masyarakat polusi udara kami sangat menganggu,” Ucap Sukarti warga desa Sari Mulyo,

“, Kami masih ingin menghirup udara segar Pembangunan pabrik di lingkungan pemukiman tanpa perundingan masyarakat kami kini berdampak dan tanpa ada musyawarah mohon perhatian nya pada bapak bupati Teddy Rahman dan instansi terkait agar turun liat cium bau udara kami baru 2 bulan oprasi kami sudah mabuk polusi udara, mau sampai kapan ini apa nunggu masyarakat sekitar bertindak anarkis atau kami rakyat mati kena polusi,” ujarnya lagi.

Disamping itu Sukarti juga mengeluhkan dampak dari paparan aroma yang sangat menyengatberdampak pada kesehatan warga.”,Aroma yang menyengat ini bisa membuat sesak bahkan bikin kepala sakit, ” ucap Sukarti lagi.

Dari wawancara beberapa warga lainnya juga mengeluhkan hal yang sama.

“, Kalau masalah bau atau aroma yang kurang sedap memang kami rasakan di waktu waktu tertentu, aroma menyengat terasa liat arah angin, Aroma menyengat memang sangat memperihatinkan,” Ucap Sukarji warga yang memang bisa dikatakan sangat dekat rumah nya dengan pabrik.

Harapan warga desa Sari Mulyo agar bisa lebih memperhatikan dampak yang terjadi kedepan hari.

“, Dengan dibangunnya pabrik ini memang bisa berdampak baik bagi desa kami, tapi setidaknya pihak perusahaan juga harus bisa melihat dampak negatif nya apalagi pabrik ini juga dibangun di tengah pemukiman masyarakat setidaknya bisa memperbaiki system pengolahan agar bisa memperbaiki polusi udara ini,” Ucap Sukarti lagi.

Namun saat tim awak media Jurnal Polisi Pos berusaha menemui pihak manajemen pabrik, dari sekuriti keamanan pabrik belum bisa ditemui.

“, Sebelumnya saat minta maaf pak, soalnya pimpinan kami atau yang staf perusahaan kebetulan tidak ada ditempat, kalau bapak (awak media) mau nemui sebaiknya buat janji, atau nanti bapak saya kasih nomor saya (no sekuriti) nanti kalau sudah siap kami akan menghubungi bapak,” Ucap Aldo sekuriti pabrik.

Heno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *