JPPOS.ID – TAPANULI UTARA – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menegaskan pentingnya pendidikan karakter sebagai prioritas utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tapanuli Utara yang digelar secara daring melalui Zoom, Kamis (5/2/2026). Rapat diikuti Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., jajaran dinas, kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan se-Kabupaten Tapanuli Utara.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa peran guru tidak hanya sebatas mengajar, tetapi juga mendidik serta membina mental dan karakter peserta didik. Selain itu, Bupati meminta seluruh sekolah memantapkan pelaksanaan Program Saitapaias dengan siswa sebagai pelaku utama, sebagai tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah di Bogor.
Ia juga menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk lebih selektif dalam mengusulkan revitalisasi sarana dan prasarana, dengan memprioritaskan sekolah yang mengalami kerusakan berat. Di sisi lain, langkah preventif dinilai penting untuk mengantisipasi potensi kendala dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bupati turut menekankan pentingnya pemerataan, penataan, serta peningkatan kompetensi guru guna mendukung kualitas pendidikan di daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, menyampaikan arahan terkait persiapan kelas unggulan menuju sekolah unggulan, serta kesiapan pelaksanaan Asesmen Maretong yang akan diikuti sekitar 58 ribu siswa sebagai bagian dari implementasi Program Tapamajuma. (JPP/RT)







