Menindaklanjuti keluhan warga terkait naiknya harga beras, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Sei Sikambing, Senin (25/8/2025). Hasil peninjauan menunjukkan adanya kendala distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar tradisional.
Ia menjelaskan, sesuai aturan, setiap Rumah Pangan Kita (RPK) atau outlet binaan Bulog mendapat suplai dua ton beras SPHP per minggu. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan distribusi tersendat.
Rico menegaskan pihaknya segera berkoordinasi dengan Bulog untuk mengetahui penyebab hambatan pasokan. Selain itu, Rico meminta PD Pasar lebih proaktif menjembatani Bulog dengan pedagang agar distribusi beras SPHP berjalan lancar dan masyarakat mudah mendapatkan beras terjangkau. Di lokasi, sejumlah pedagang mengaku sudah lama tidak menerima suplai beras SPHP.
Zulfadli (46), pedagang sekaligus warga Medan Helvetia, mengatakan pekan lalu dirinya masih mendapat jatah dua ton dari Bulog, tetapi stok itu hanya bertahan 3–5 hari. Ia juga mengapresiasi langkah Wali Kota yang turun langsung tanpa pemberitahuan.
Hal serupa dialami Zulkhairi (45), pedagang asal Gang Jawa. Ia mengaku sudah sebulan tidak menerima suplai beras SPHP. Bahkan, Zulkhairi meminta spanduk bertuliskan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan di tokonya dicabut. (JPP/RT)







